Skala Prioritas
Minggu-minggu ini banyak sekali pertanyaan dari orang-orang tentang dua hal “kapan lulus” dan “kapan nikah”. Jujur aja, hampir hatam dengernya.
Pertanyaan pertama bisa gw jawab dengan jawaban “saya usahakan tahun ini”. Tapi untuk pertanyaan kedua, hm…belum saatnya terlalu pusing mikirin jawabannya.
“kelak, jika telah datang padamu lelaki yang baik, memintamu pada orangtuamu, maka tidak baik bila ditolak.”
Nah, saat ini belum ada sih laki-laki baik yang datang ke gw, apa lagi datang meminta ke orangtua gw. Mungkin nanti, suatu saat dimana semua telah siap. Mungkin nanti, suatu saat dimana gw ikhlas menerima seseorang dan menempatkan dia dalam hati, di dada, dekat dengan jantung. Semoga nanti Dia mendatangkan lelaki yang dapat menjadi pemimpin, pacar, sekaligus sahabat dalam hidup gw. Mungkin nanti, dikala ada keromantisan yang seharusnya, ada kehangatan yang semestinya, ada keindahan yang sebenarnya.
Sekarang, tugas yang jelas-jelas harus gw selesaikan adalah S K R I P S I. Kalaupun ada hambatan ditengah proses semua ini, semoga itu adalah ujian, bukan musibah. Gw yakin, kita semua dinilai dari proses, kita semua dinilai dari keyakinan kita menjalani sesuatu. Dan sesuatu itu akan indah pada waktunya. Tidak ada yang bisa dipaksakan dan tidak ada yang bisa membukakan jalan kecuali Dia.
Bismillah…
ada gak yang nanya,,
BalasHapuskapan MATI??????
hahha
peace
oh, mau gw tanya?
BalasHapus"kapan Dah?"
manusia hanya berencana, Allah lah yang menentukan. tak lah mungkin rencana Allah dikalahkan rencana manusia. sebagai makhluq, tentunya kita tetap berhusnuzhan dengan rencana2 Allah.
BalasHapussukses buat anda, semoga berhasil apa yang anda cita2kan
sebaik-baiknya rencana adalah rencana Allah..
BalasHapus