Pages

Sabtu, 22 Oktober 2011

M Y L I F E


Untuk adik-adikku yang berseragam

Adik-adikku, aku tidak menyalahkan kalian atas sikap itu,
Berkeliaran di jalan,
Merokok,
Mabuk,
Pacaran,
Dan tawuran…

Memang bukan sepenuhnya salah kalian..
Lingkunganlah yang membentuk.

Dan mereka yang salah!

sekolah yang harusnya mendidik.
Keluarga yang harusnya menanamkan cinta
Dan orangtua yang mestinya menjaga.

Kemarilah adik-adik ku,
Biar ku katakan,
. . .


Aku pun tidak dibentuk dengan pujian,
Tidak dididik dengan manja,
Tidak tumbuh dengan keterbukaan berpendapat…

Aku dibentuk dengan kritikan,
Di didik dengan bentakan,
Dan tumbuh dalam kebungkaman…

Tapi, aku belajar dari kritikan agar bisa sempurna,
Aku belajar dari bentakan agar kuat hinaan,
Aku belajar dari kebungkaman agar menjadi pintar diluaran.
Aku pun selalu ditekan.
Sama kah seperti kalian?

Harus begini, begitu,
Melakukan ini, dan itu…

Akhirnya kalian butuh pelarian.
Dan kenakalan lah akibatnya.

Aku pun begitu, butuh pelarian.
Tapi perbaikan lah akibatnya.

Adik-adik ku,
Larilah kemana saja mau kalian.
Larilah bersama kawan yang mau mendengarkan,
Dan mengajak pada kebaikan.
Lakukan apa saja mau kalian,
Lakukan bersama kawan yang mau menuntun,
Dan memberi ilmu tambahan.

Katakan pada mereka,
Kalian ingin bebas dan bahagia.

Kalian adalah individu yang berbeda dari mereka.
Seketat apa pun mau mereka,
Pada akhirnya kalian dan mereka akan memiliki kehidupan yang berbeda.
Sehebat apa pun konsep mereka,
Pada akhirnya kalian dan mereka memiliki keinginan yang berbeda.

Bahagia adalah persepsi masing-masing!

Mari adik-adik ku,
Rapihkan seragam kalian.
Simpan rokok dan minuman,
Karena itu membuatmu mati perlahan.
Jauhi tawuran,
Karena itu membawa masalah tidak karuan.
Dan hindari pacaran,
Karena itu suatu kesia-siaan.

Ingat, seburuk apapun masalah kalian, itu adalah kehendak Tuhan agar kalian bisa belajar.
Bagaimana bisa bangkit jika tidak pernah terjatuh, bukan?

Bangkitlah!
Tunjukan, bahwa kalian lebih baik dari yang mereka kira.
Be positive!
Salam hangat, yang memperhatikan kalian,
 Ririn.
 (Serang, 211011)

2 komentar:

Pengikut